Thursday, June 25, 2015

Bahasa Polandia - Pelajaran 5 (Kasus Nominatif dan Gender Kata)

Bahasa Polandia - Pelajaran 5 (Kasus Nominatif dan Gender Kata)

Pada kali ini kita akan membahas tentang kasus Nominatif atau bentuk dasar (seperti yang ada di dalam kasus). Dalam bahasa Polandia, kata benda dibagi ke dalam 3 jenis kelamin atau gender seperti halnya bahasa-bahasa Slavik lainnya, yaitu dibagi menjadi maskulin (lelaki), feminin (perempuan), dan netral (netral). Bagaimana kita mengetahuinya? Tentunya mudah, cukup melihat huruf terakhir kata tersebut.

Maskulin
Feminin
Netral
-konsonan
-a
-huruf lemah
ż, piec
mężczyzna
hotel
-a
-i
-huruf lemah
dziewczyna
gospodyni
twarz
-o
-e
-um
mydło
morze*
imię
muzeum

Untuk mengetahui apa itu huruf lemah dan apa saja yang termasuk huruf lemah, bisa dilihat di postingan sebelumnya.
*sebelum yang berakhiran –e pada kata benda netral, pasti selalu huruf lemah. {contoh : morze}.



            Sekarang bagaimana membentuk jamaknya? Berikut adalah caranya.
Catatan : + = tambah; - = ganti; ‘ = ubah menjadi huruf lemah
Maskulin
Feminin
Netral
-konsonan
-g, k
-nama titel/relasi
-a
-ga, ka
-huruf lemah
+y
+i
+owie

-y
-gi, ki
+e
-a
-ga, ka
-i
-huruf lemah
-huruf yang ber ‘ {seperti ć}
-y
-gi ki
+e
+i
‘ dihapus lalu +i
-o
-e
-um
-a
-a
-a

Setelah ‘g’  dan ‘k’ tidak boleh menempatkan ‘y’, oleh karena itu ganti dengan ‘i’.
Nama titel itu contohnya : syn (anak laki-laki) -> synowie, mąż (suami) -> mężowie.
Huruf ber ‘ di atasnya, maka ‘  dihapus lalu +i : kość (tulang) -> kości.

Fungsi Nominatif
  • Bentuk dasar, seperti pada kamus
  • Sebagai subjek
  •   Juga digunakan setelah frasa [to jest...(tunggal)/to są…(jamak){Ini/Itu adalah...}


#RF

No comments:

Post a Comment